Jelang Ramadan, Masyarakat Diimbau Bijak Berbelanja

  • Bagikan

KENDARI, BKK – Menjelang ramadan, masyarakat biasanya menyiapkan stok bahan makanan berlebih untuk memenuhi kebutuhan berpuasa. Namun, ramadan tahun ini masyarakat diimbau lebih bijak berbelanja untuk menekan kenaikan harga sejumlah bahan pokok.


Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Adik Afrinaldi, mengatakan berbelanja bijak sesuai peruntukan dilakukan sebagai upaya untuk membantu pemerintah menekan laju inflasi, khususnya di Sultra.


“Langkah ini dapat mengurangi dampak kenaikan harga barang yang lebih tinggi. Sebagaimana hukum pasar, jika permintaan banyak dan ketersediaan stok kurang maka akan terjadi kenaikan harga,” ungkapnya, Sabtu (25/2).


Dijelaskan, berdasarkan kondisi pada tahun-tahun sebelumnya, sesaat menjelang hari raya pasti akan terjadi inflasi. Oleh karena itu, agar kondisi tersebut tidak terjadi lagi, masyarakat diimbau untuk belanja seperti biasa saja.


Pihak BI sendiri, lanjutnya, juga tetap berupaya agar selama ramadan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga murah.


“BI Sultra bersama instansi terkait juga akan menggelar pasar murah di beberapa titik seminggu menjelang ramadan dan seminggu setelah ramadan,” ujarnya.


Dia menuturkan, berdasarkan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra, pasar murah juga akan diadakan pemerintah kabupaten/kota di Bumi Anoa ini, dalam rangka mengurangi dampak dari kenaikan atau pun lonjakan harga komoditas di tengah masyarakat.


Adik menambahkan, BI Sultra juga tetap akan mengoptimalkan peningkatan pasokan salah satunya melalui produksi dengan meminta seluruh pemda untuk menanam komoditas terbatas.


“Adapun komoditi yang ketersediaannya kurang saat ini misalnya cabai, karena ada masa panennya.

Kemudian, stok bawang juga kurang sehingga diusahakan produksi yang kurang itu bisa ditingkatkan dalam memenuhi pasokan,” tutupnya. (r5/ada)

  • Bagikan