RAHA, BKK – Sebanyak 3.897 murid Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Muna mengikuti asesmen nasional.
Kegiatan asesmen ini dibagi 4 gelombang dan 2 tahap. Tahap pertama digelar tanggal 23-26 Oktober 2023 dan tahap kedua digelar tanggal 30-2 November 2023.
Kadisbud Kabupaten Muna Rahmat Raeba SPd MM mengatakan, gelombang pertama diikuti 85 sekolah, gelombang kedua 95 sekolah. Gelombang ketiga 34 sekolah dan gelombang ke empat diikuti 13 sekolah.
“Total 215 sekolah SDN dan swasta se-Kabupaten Muna berkompetisi mengikuti asesmen, dengan jumlah murid sebanyak 3.897 orang. Yang ikut asesmen ini kelas V dengan peserta asesmen nasional sebanyak 35 orang dan 5 orang cadangan. Kalau tidak cukup 35 orang maka bisa 5 atau 10 orang setiap kelas, tiap sekolah,” kata Kadis Dikbud Kabupaten Muna pada koran ini, Kamis (26/10).
Terkait pelaksanaanya, kata Kadis Dikbud Muna ini, difasilitasi SDN itu sendiri. Sedangkan bagi sekolah yang tidak memiliki sarana dan prasarana yang cukup, mereka (sekolah) bisa laksanakan di sekolah menegah umum SMP/Tsanawiyah, SMU/SMK bagi sekolah yang tidak miliki sarana prasarana dan gangguan jaringan.
“Kita (Dikbud Muna) melakukan monitoring dan pemantauan di seluruh sekolah di Kabupaten Muna bersama kasi kurikulum dan pengujian,” kata Rahmat Raeba SPd MM.
Kadis Dikbud Muna juga mengapresiasi kerja sama SMA SMK, Komite sekolah hingga sukses menggelar pelaksanaan asesmen.
“Memang kita masih ada masalah. Yakni, masih banyak sekolah-sekolah yang belum punya laboraturium TIK, komputer, laptop dan crombook, agar asesmen bisa digelar dimasing-masing sekolah. Kita berharap ke depan ada anggaran APBN dan APBD,” imbuhnya.
Tak lupa, dia mengucapkan terima kasih kepada Kepala PLN Raha, karena selama pelaksanaan asesmen tidak terjadi pemadaman listrik. (tri/nir)