Sidang Isbat Awal Ramadan 1446 Hijriah 28 Februari

  • Bagikan

KENDARI, BKK – Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar pemantauan hilal (rukyatulhilal) awal Ramadan.

Rukyatulhilal akan dilaksanakan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, Ormas Islam, serta instansi lain di daerah setempat.

Pasalnya, pelaksanaan sidang Isbat penentuan awal Ramadan 1445 Hijriah dilakukan dengan mempertimbangkan informasi awal berdasarkan hasil perhitungan secara astronomis atau hisab, serta hasil konfirmasi lapangan melalui mekanisme pemantauan hilal.

Pemantauan hilal awal Ramadan 1445 Hijriah pun akan dilakukan di 134 titik di seluruh Indonesia, dan jika tidak berubah, berikut ini prediksi titik yang akan dijadikan lokasi pantauan hilal nanti.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kemenag (Sultra) Muhammad Saleh mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian dari Kementerian Agama RI, guna melakukan penetapan Ramadan 1446 Hijriah.

“Jadi, sebelumnya pada 18 Februari 2025, Kementerian Agama RI sudah mengeluarkan jadwal sidang Isbat,” kata Muhammad Saleh, Rabu (26/2).

Ia melanjutkan, dalam keterangannya Kemenag akan menggelar sidang isbat (penetapan) awal Ramadan 1446 Hijriah pada Jumat 28 Februari 2025.

“Untuk mendukung sidang isbat, Kemenag akan melakukan pemantauan hilal (rukyatulhilal) awal Ramadan 1446 Hijriah di 125 titik di seluruh Indonesia,” paparnya.

Ia menambahkan, adapun titik lokasi rukyatulhilal awal Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, untuk wilayah Sultra akan dilakukan di Pantai Bahari, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka.

“Sudah ditentukan langsung dari pusat bahwa lokasi rukyatullah wilayah Provinsi Sultra ditetapkan di Pantai Bahari, Kelurahan Anaiwoi, Kabupaten Kolaka,” tuntasnya. (m2/c/nir)

  • Bagikan

Exit mobile version