Sejumlah SPBU di Kota Raha Disidak agar Melayani Konsumen Sesuai Barcode

  • Bagikan
Layani pengisian BBM harus sesuai Barcode, TPID dan Satgas Ketahanan Pangan sidak SPBU Wamponiki di Kota Raha, Kamis (27/2).

RAHA, BKK – Pemandangan antrean BBM khususnya di Kota Raha Kabupaten Muna sudah menjadi pemandangan lazim setiap hari. Antrean untuk dapat BBM jenis Pertamax, Pertalite dan jenis lainnya mengular, baik di SPBU Wamponiki, depan PLN Raha, dan SPBU Warangga.

Untuk memastikan SPBU ini melayani konsumen sesuai barcode, TPID Kabupaten Muna dan Satgas Pangan Kabupaten Muna, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di SPBU Wamponiki di Kota Raha, Kamis (27/2).

“Kita pastikan bahwa suplai BBM bagi angkot dan mobil angkutan lainnya, aman. Karena kalau suplai BBM terganggu, maka akan berdampak pada kelancaran tranportasi di Kabupaten Muna. Imbasnya, akan berdampak terjadinya inflasi,” terang Plt Assisten II Setda Muna La Ode Syairuddin pada koran ini saat menggelar sidak di SPBU Wamponiki Kota Raha.

Di tempat yang sama Tim Satgas Ketahanan Pangan dari Polres Muna IPTU Sotti saat dikonfirmasi sidak yang dilakukan di SPBU katanya, untuk mengecek ketersediaan BBM di SPBU Kabupaten Muna, serta pelayanan suplai BBM terhadap konsumen.

“Kita lihat pelayanan terhadap konsumen bagus dan lancar. Apalagi saat ini membeli BBM itu pakai barcode. Tidak boleh lagi membeli sebanyak-banyaknya, tapi sesuai barcode. Untuk mobil itu paling banyak isi BBM itu Rp600 ribu,” jelas IPTU Sotti pada koran ini di SPBU Wamponiki Raha.

Dia juga mengimbau agar pihak SPBU saat ini tidak boleh lagi melayani pembelian BBM yang tidak sesuai prosedur.

“Harus ikuti prosedur berdasarkan barcode. SPBU tidak boleh melayani pengisian BBM di luar barcode. Kalau masalah pengisian BBM menggunakan jerigen, memang kita lihat saat ini tidak ada dalam SPBU. Tapi memang masih banyak penjual BBM gunakan jerigen,” ujarnya.

“Masalah ini nanti akan kami koordinasikan dengan pihak SPBU dan pihak berkompeten lainnya. Karena saat ini pengisian BBM harus berdasarkan barcode,” pungkas IPTU Sotti yang ikut sidak bersama TPID Pemkab Muna, mewakili Kapolres Muna. (tri/nir)

  • Bagikan

Exit mobile version