KENDARI, BKK- Mahasiswa universitas Halu Oleo (UHO) kembali mengukir prestasi bergengsi. Kali ini Nurfadilah berhasil meraih juara I tingkat nasional diajang lomba presenter dalam ajang Uinsa Public Speaking Festival (U’FEST) 2025.
Nurfadilah merupakan mahasiswi Program Studi (Prodi) Ilmu komunikasi (Ilkom) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Ia berasal dari Pulau Kabaena , Kabupaten Bombana Sulawesi tenggara (Sultra). Selain itu, ia Juga merupakan duta genre dan Mawapres utama UHO 2023.
Nurfadillah mengatakan, lomba presenter ini merupakan ajang kompetensi bergensi yang diikuti seluruh provinsi tanah air, yang dilaksanakan secara online pada 11 Januari hingga 21 Februari 2025.
Lomba presenter ini ada berbagai macam cara yang harus dipersiapkan agar bisa mendapatkan hasil yang memuaskan. Seperti kesehatan, manajemen waktu kuliah, organisasi dan pling penting dukungan keluarga.
Selain itu, intonasi dan artikulasi bahasa, vokal, gestur, take video,naskah berita, editing dan pengaplotan (postingan).
“Alhamdulillah atas izin Tuhan yg maha kuasa dan doa orang tua, saya bisa sabet juara satu lomba presenter pada ajang nasional bergengsi yang diikuti se-Indonesia ” Ungkap Nurfadillah dengan senang hati, pada Sabtu (8/3).
Mahasiswi dengan semangatnya penuh antusias ini menambahkan dalam ajang tersebut tak luput yang namanya tidak puas diri untuk selalu belajar dan meningkatkan kemampuan (skill) dan bakat, agar selalu mencari potensi diri dalam memanfaatkan momen indah ini.
Namun dari itu ia berharap pada pihak universitas memberikan pembimbingan, dukungan dan media kepada para mahasiswa agar bisa mengasah kemampuan mereka.
” Jika ada yang menang lomba agar disebarluaskan melalui platform media sosial serta mahasiswa diberi apresiasi. Karena ini lomba yg dibawah atas nama kampus tercinta agar lebih leluasa dikenal diluar,” Harapnya.
Mahasiswi 20 tahun itu menitipkan sebuah pesan untuk mahasiswa jangan pernah ragu atau tidak bisa untuk meningkatkan kemampuan ini saat yang tepat untuk membuktikan.
” kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi? Anak muda adalah tongkat estafet perjuangan dan public speaking wajib diasah” pungkasnya. (din/r2)