Wali Kota Kendari Soroti Keterlambatan Pencairan SP2D Pegawai Non ASN

  • Bagikan
Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat dikonfirmasi usai mengikuti RUPS.(FOTO:SRI/BKK)

KENDARI, BKK- Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari turut serta dalam evaluasi kinerja pengelolaan Bank Sultra selama tahun 2024 dan strategi kedepannya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran terang terangan menyoroti kendala dalam pelayanan, khususnya terkait keterlambatan pencairan SP2D bagi pegawai non-ASN di Kota Kendari.

“Jadi, secara umum kinerja Bank Sultra terbilang baik sepanjang tahun 2024. Namun, terkait masalah pelayanan, ada sedikit miskomunikasi,” ungkap Siska Karina Imra.

“Pencairan SP2D bagi pegawai non-ASN mengalami keterlambatan, dan itu sudah kami sampaikan dalam RUPS agar bisa segera diperbaiki,” tambahnya.

Wali Kota berharap agar pelayanan Bank Sultra semakin ditingkatkan, terutama dalam hal kecepatan dan efisiensi transaksi keuangan yang melibatkan pemerintah daerah.

“Kita berharap agar pelayanan Bank Sultra semakin ditingkatkan terutama dalam hal kecepatan dan efesiensi transaksi keuangan yang melibatkan pemerintah.” Lanjutnya

Ia melanjutkan, mengenai kemungkinan perubahan manajemen di Bank Sultra, Pemkot Kendari menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada Gubernur Sultra sebagai pemegang saham pengendali.

Sebagai bank daerah, Bank Sultra memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian dan pembangunan di Sulawesi Tenggara.

Oleh karena itu, perbaikan layanan diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menggunakan layanan perbankan ini.

Dengan adanya RUPS ini, diharapkan Bank Sultra dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanannya agar lebih optimal dalam mendukung kebutuhan keuangan daerah, terutama dalam hal pencairan anggaran yang lebih cepat dan efisien. (m2/c/r2)

  • Bagikan