KENDARI, BKK- Setelah lebih dari satu tahun terhenti akibat pandemi COVID-19, penerbangan rute Kendari-Wakatobi dengan maskapai Wings Air kembali beroperasi, Jumat (21/3).
Pada penerbangan perdana ini, tercatat sebanyak 53 penumpang ikut serta, termasuk Wakil Gubernur Sultra, Hugua.
Maskapai Wings Air resmi melayani rute ini setiap hari, dengan jadwal penerbangan dari Kendari ke Wakatobi pukul 09.25 Wita dan tiba di Bandara Matahora, Wakatobi, pukul 10.30 Wita.
Sementara, penerbangan dari Wakatobi ke Kendari berangkat pukul 11.00 Wita dan tiba pukul 12.05 WITA.
Maskapai ini menggunakan pesawat berkapasitas 72 penumpang, dengan waktu tempuh perjalanan selama 45 menit.
Selain melayani rute Kendari-Wakatobi, Wings Air juga mengoperasikan penerbangan Kendari-Morowali. Namun, penerbangan Kendari-Morowali hanya tersedia tiga kali dalam seminggu, yakni pada Senin, Rabu, dan Jumat.
Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Hugua, yang turut serta dalam penerbangan perdana, menyambut baik beroperasinya kembali jalur udara ini. Ia optimistis ketersediaan akses udara yang lebih mudah akan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi di Wakatobi.
“Wakatobi merupakan kawasan strategis pariwisata nasional, tetapi pandemi sempat menghantam sektor ini, sehingga penerbangan Kendari-Wakatobi terhenti lebih dari satu tahun. Namun, dengan kembali dibukanya rute ini, kita ingin menghidupkan kembali sektor wisata dan ekonomi di Sulawesi Tenggara,” kata Hugua.
Ia menekankan bahwa keberlanjutan penerbangan ini sangat penting agar wisatawan, termasuk dari Jakarta dan daerah lainnya, bisa lebih mudah mengakses Wakatobi. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk mendukung operasional rute ini demi meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
“Dengan ikut serta dalam penerbangan perdana ini, saya ingin menunjukkan dukungan terhadap Wings Air sekaligus menyebarluaskan informasi bahwa penerbangan ke Wakatobi sudah aktif kembali. Ini langkah penting untuk memulihkan sektor pariwisata kita,” tuturnya.
Hugua menyebut jika permintaan terus bertambah, tidak menutup kemungkinan frekuensi penerbangan atau jumlah maskapai yang melayani rute ini akan diperbanyak. Namun, fokus saat ini adalah penerbangan setiap hari dan menarik kembali wisatawan untuk berkunjung ke Wakatobi.
“Dengan penerbangan yang kembali aktif, Wakatobi kini lebih siap menyambut wisatawan yang ingin menikmati keindahan bawah lautnya, yang telah diakui sebagai salah satu destinasi selam terbaik di dunia,” ungkapnya. (r4/c/r2)