Januari 2022, 2 Kota di Sultra Alami Inflasi

  • Bagikan

KENDARI, BKK – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan pada Januari 2022 perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi Sultra sebesar 0,48% dengan IHK 108,39.

Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti, mengatakan masing-masing kota di Sultra mengalami inflasi, untuk Kota Kendari inflasi sebesar 0,29% sedangkan di Kota Baubau inflasi sebesar 1,14%.

Dikatakan, secara umum perkembangan harga di Indonesia yang diamati BPS dari 90 kota IHK pada Januari 2022 85 kota mengalami inflasi dan 5 kota mengalami deflasi.

“Inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,53% dengan IHK 109,81 dan inflasi terendah tercatat di Manokwari sebesar 0,02% dengan IHK 111,34. Sementara Deflasi terdalam tercatat di Kotamobagu sebesar 0,66% dengan IHK 108,79, dan deflasi terendah tercatat di Jayapura sebesar 0,04% dengan IHK 105,83,” katanyanya, Rabu (2/2).

Agnes menjelaskan, inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 1,39%, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 1,20%, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 1,17% kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,39%, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,17% kelompok kesehatan 0,11% kelompok pakaian dan alas kaki 0,05% serta kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,03%.

“Kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok transportasi sebesar 1,54% dan kelompok¬† informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,08%, sedangkan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan atau relatif stabil,” ucapnya.

“Sedangkan, komoditas yang memberikan sumbangan deflasi antara lain angkutan udara, ikan kembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, daun kelor, baju kaos tanpa kerah, serta ikan tuna,” tandasnya. (cr4/nir)

  • Bagikan