Triwulan I 2022, BEI Sebut Investor Saham Meningkat

  • Bagikan
Ricky

KENDARI, BKK – Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan bahwa pada triwulan I 2022, jumlah investor saham di Sultra meningkat. Peningkatan tersebut didorong dengan banyaknya edukasi dan literasi terkait pasar modal baik mahasiswa maupun masyarakat Sultra.

Pelaksana harian (Ph) Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sultra Ricky mengungkapkan, peningkatan jumlah investor saham di Sultra pada triwulan I 2022 sebanyak 1.053 investor saham. Data terakhir di Desember 2021 sebesar 13.683 investor saham, meningkat menjadi 14.736 investor di triwulan I 2022.

“Jadi, ada penambahan investor saham baru periode triwulan I 2022 sebesar 1.053 investor saham,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (16/4).

Dijelaskan, BEI Sultra menargetkan hingga di penghujung 2022 nanti, jumlah investor saham diproyeksikan bisa mencapai angka 20 ribu investor saham.

“Jadi, kami menargetkan di penghujung tahun ini investor saham di Sultra mencapai 20 ribu,” ucapnya.

Ricky menuturkan, kenaikan jumlah investor baik saham dan pasar modal juga turut mempengaruhi nominal transaksi di pasar modal yang ada di Sultra. Pasalnya, dengan peningkatan investor saham tersebut turut berkontribusi pada peningkatan transaksi saham dengan rata-rata per bulannya Rp450 miliar.

“Jadi, nilai transaksi di tahun lalu itu untuk perbulannya sekitar Rp206 miliar, tapi sekarang di tiga bulan pertama rata-rata per bulannya sebesar Rp450 miliar,” ujarnya.

Ricky menambahkan, adapun pertumbuhan positif pasar modal Sultra di triwulan I dikarenakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cukup tinggi, yakni 7.214,78. Penyebab pertumbuhan ini, bisa dilihat karena harga saham yang luar biasa kenaikannya.

“Untuk sekarang IHSG sudah 7.200, dulu indeks itu hanya 6 ribuan. Itu artinya secara keseluruhan harga saham sudah naik, sehingga orang-orang jadi bersemangat untuk belanja saham. Apalagi saat ini banyak investor asing yang berbelanja di pasar modal Indonesia,” tutupnya. (cr4/ada)

  • Bagikan

Exit mobile version