OJK Sultra Imbau Masyarakat Waspada

  • Bagikan
Arjaya Dwi Raya.

KENDARI, BKK – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengimbau masyarakat agar mewaspadai social engineering atau soceng. Modus kejahatan perbankan yang tengah merajalela ini, membahayakan sehingga diperlukan kehati-hatian.


Kepala OJK Sultra Arjaya Dwi Raya mengungkapkan, beragam media yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya mulai dari media sosial, telepon cellular, SMS, email maupun media lainnya.


Dijelaskan, soceng adalah modus kejahatan dengan memanipulasi kondisi psikologis korban. Modusnya mulai dari info perubahan tarif transfer bank, tawaran menjadi nasabah prioritas, akun layanan konsumen palsu, dan tawaran menjadi agen laku pandai.


“Kemudian, untuk modus info perubahan tarif transfer bank, penipu akan berpura-pura menjadi pegawai bank dan korban akan diminta mengisi formulir dan meminta data pribadi,” ungkapnya, Kamis (5/1).


Selain itu, kata dia, untuk modus selanjutnya yaitu penipu menawarkan iklan upgrade menjadi nasabah prioritas dengan segudang rayuan promosi. Kemudian melalui akun media sosial palsu yang mengatasnamakan bank, akun biasanya muncul ketika ada nasabah yang menyampaikan keluhan terkait layanan perbankan.


Arjaya menambahkan, pelaku akan menawarkan bantuan untuk menyelesaikan keluhannya dengan mengarahkan ke website palsu pelaku atau meminta nasabah memberikan data pribadinya.


“Jadi, modus terakhir yaitu penipu menawarkan jasa menjadi agen laku pandai bank tanpa persyaratan rumit. Penipu akan meminta korban mentransfer sejumlah uang untuk mendapatkan mesin EDC,” pungkasnya. (r5/ada)

  • Bagikan

Exit mobile version