Ganti PDAM Jadi Perumda, Pemkot Harap Pengelolaan Dilakukan Profesional

  • Bagikan
Pj Wali Kota Kendari saat menyerahkan dokumen Raperda Perumda Tirta Anoa kepada Ketua DPRD Kendari

KENDARI, BKK – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari berharap pengelolaan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Anoa Kendari yang merupakan transformasi dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kendari bisa dikelola secara profesional.

Hal ini diungkapkan Pejabat (Pj) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat menyerahkan dokumen Raperda Perumda Tirta Anoa kepada Ketua DPRD Kendari.

“Dengan diubahnya PDAM menjadi Perumda Tirta Anoa Kendari bisa menjadi solusi dalam melayani masyarakat khusunya di bidang air bersih yang selama ini selalu menjadi masalah utama di Kota Kendari,” harap Asmawa, Sabtu (4/3).

Asmawa mengungkapkan, dibentuknya Perumda Tirta Anoa merupakan bentuk pembenahan yang akan dilakukan Pemkot Kendari setelah mendapat atensi maupun catatan baik di DPRD Kendari, bahkan sampai ke pemerintah pusat.

“Permasalahan air bersih di Kota Kendari dikarenakan rendahnya tingkat pelayanan, kerangka peraturan yang belum memadai dalam penyediaan air bersih dan berkesinambungan, lemahnya keuangan PDAM dan keterbatasan pembiayaan,” jelas Asmawa.

Menurutnya, permasalahan yang dia sebutkan terjadi akibat kaidah-kaidah manajemen belum diterapkan dengan semestinya.

“Misalnya, pengelola atau SDM yang tidak profesional, harga tarif air yang rendah dan keterbatasan pembiayaan yang telah berimplikasi pada tingkat cost recovery yang rendah, sehingga tidak mampu menutupi biaya operasional,” jelasnya.

Ia pun berharap dengan transformasi organisasi PDAM menjadi Perumda dapat menjalankan program profesional dengan skema kerjasama pemerintah dengan swasta.

“Saya pikir langkah-langkah atau terobosan yang sudah dilakukan pada masa sebelumnya perlu kita diskusikan kembali, sehingga ada solusi pengelolaan air bersih di Kota Kendari,” tutupnya. (r1/c/nan)

  • Bagikan