Pembeli Sepi, Pedagang Pasar Basah Mandonga Minta Pemkot Turunkan Harga Sewa Kios

  • Bagikan

Suasana audiensi antara Pemkot, DPRD Kota Kendari dan pedagang Mall Pasar Basah Mandonga (FOTO: SRI/BKK)

KENDARI, BKK – Pembeli sepi, pedagang di Mall Pasar Basah Mandonga minta Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, untuk menurunkan harga sewa kios yang sudah diputuskan.


Berkait hal ini, Komisi II DPRD Kendari menjembatani audiensi antara para pedagang dengan Pemkot Kendari.


Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari Sahabuddin mengatakan, berdasarkan kesimpulan dari hasil Audiensi bersama Pemkot Kendari dan DPRD Kota Kendari akan melakukan kunjungan di Pasar Basah Mandonga, guna melihat langsung situasi perdagangan di Pasar Basah Mandonga tersebut.


“Jadi, para pedagang Mall Pasar Basah Mandonga sudah datang untuk melakukan audiensi terkait keluhan mereka, nanti kami bersama Pemkot Kendari tinjau secara langsung,” kata Sahabuddin, Selasa (6/2).


Hal senada diungkapkan Asisten II Pemkot Kendari Jahudding mengatakan, audiensi dengan pedagang pasar mandonga bersama Komisi II DPRD terkait Peraturan Wali Kota (Perwali) harga kios Pasar Basah Mandonga yang dinilai mahal oleh pedagang.


“Kendala yang terjadi di pasar yaitu pengunjung dirasakan kurang banyak. Sehingga kita mencarikan solusi, agar Pasar Basah Mandonga dan pasar-pasar di Kota Kendari mendapatkan pengunjung atau pembeli lebih banyak dari sekarang,” ucap Jahudding.


Menurut Asisten II, hasil rapat ini akan dilaporkan ke Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari, untuk mengambil langkah solutif bagi para pedagang, agar Pasar Basah Mandonga bisa lebih ramai.


Sementara itu, salah satu pewakilan pedagang Pasar Basah Mandonga Fajar menuturkan, harga kios yang dibebankan kepada pedagang atau yang sudah diputuskan oleh Pemkot Kendari terasa berat dengan kondisi pasar saat ini.


“Kita merasa berat dengan harga kios yang dibebankan, hal itu dikarenakan pembeli saat ini sangat sepi. Jadi, kami datang untuk melakukan koordinasi supaya bisa ditinjau ulang harga kios yang sudah diputuskan pemerintah,” pintanya. (m2/nir)

  • Bagikan

Exit mobile version