Pesan Rektor UHO ke 1.156 Wisudawan: Jadikan Ilmu sebagai Bekal Berkompetisi di Dunia Kerja

  • Bagikan

Hasrat Wisudawan Terbaik UHO. (FOTO: SUMARDIN/BKK)

KENDARI, BKK- Universitas Halu Oleo (UHO) kembali meluluskan 1.156 alumni di wisuda gelombang kedua, pada program doktor XXXVIII, magister LXVII, profesi dokter XXXV, pendidikan profesi guru XIII dan sarjana C, periode Oktober 2023 hingga Januari 2024, Rabu (7/2).


Rektor UHO Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu SSi MSi MSc membeberkan wisudawan periode Oktober 2023 hingga Januari 2024 sebanyak 2.402 orang, yang tersebar dalam 14 Fakultas, dan Pascasarjana.


Diuraikan, wisuda gelombang pertama, pada Selasa 6 Februari 2024 lalu diikuti 1.246 orang. Sedangkan Rabu, 7 Februari 2024 sebanyak 1.156 orang.


“Untuk wisuda gelombang kedua kali ini tersebar di 8 fakultas yakni Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB), Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Peternakan (FPt), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),” ungkapnya.


Ia menjelaskan, bahwa wisuda bukanlah akhir untuk berhenti belajar, namun sebaliknya ilmu yang sudah anda dapatkan di kampus ini digunakan untuk kemaslahatan umat manusia dalam menyelesaikan permasalahan dan tantangan yang semakin komplek ke depan.


“Gunakan ilmu yang didapat sebagai bekal dalam berkompetisi di dunia kerja dan menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat,” imbuhnya.


Rektor dua periode UHO itu menyebut, bahwa belajar merupakan peristiwa mental, proses internal yang tidak hanya melibatkan hubungan stimulus dan respon tapi lebih dari itu, bahwa belajar merupakan aktivitas yang melibatkan kegiatan berpikir yang kompleks dan juga dorongan mental yang dikendalikan oleh otak dan ketulusan hati untuk diniatkan membantu sesama.


“Kami berharap kepada anda semua bisa sukses dalam kehidupan, untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Untuk itu, siapkan dan pantaskanlah diri anda sebelum kesempatan itu datang. Bekali diri dengan ilmu pengetahuan dan pengalaman yang memadai, agar anda bisa lebih baik, selalu kreatif, inovatif dan adaptif terhadap pembaruan dan mampu menyesuaikan diri dari berbagai tantangan dan keadaan yang kurang mendukung,” ucapnya.


Sementara, Wisudawan terbaik program studi ilmu sejarah FIB UHO, Hasrat mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga atas raihan prestasinya itu.


“Tidak semua mahasiswa bisa menjadi lulusan terbaik di UHO. Namun, Alhamdulillah saya bisa meraih hal tersebut. Adapun tips menjadi wisudawan terbaik yakni giat belajar dan sabar. Karena sabar adalah kunci kesuksesan kita,” katanya.


Hasrat menempuh pendidikan selama 3 tahun 5 bulan dengan IPK 4.00. Dirinya juga menjelaskan bahwa dalam sehari dirinya seringkali membaca buku untuk menambah wawasannya terkait materi perkuliahan.


“Sehari sebelum kuliah itu saya membaca buku. Sehingga ketika dosen masuk itu saya bertanya jika ada yang saya tidak pahami,” imbuhnya.


Laki-laki kelahiran 2002 itu menambahkan, bahwa setelah menyelesaikan studinya dirinya akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang selanjutnya.


“Insyaallah saya akan lanjut di Universitas Gadjah Mada. Saat ini saya masih mencari informasi terkait beasiswa. Untuk mahasiswa lainnya yang sementara berjuang tetap semangat dan sabar,” pungkasnya. (din/r2)

  • Bagikan