Polresta Kendari Turunkan 737 Personel untuk Pengamanan TPS

  • Bagikan

Suasana apel pergeseran pasukan pengamanan TPS dan personel BKO di wilkum Polresta Kendari. (FOTO: SRI/BKK)

KENDARI, BKK – Polresta Kendari turunkan 737 personelnya, untuk mengamankan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah hukum (wilkum) Polresta Kendari.


Kapolresta Kendari Komisaris Besar Polisi Aris Tri Yunarko mengatakan, pihaknya terus menekankan pentingnya kewaspadaan dan netralitas, dalam melaksanakan tugas pengamanan di TPS.


“Laksanakan tugas dengan baik, jangan sampai ada pelanggaran. Tetap waspada dan jangan memandang remeh situasi, dan yang paling penting tetap jaga netarlitas dan nama baik institusi Polri,” kata Aris Tri Yunarko. (11/2).


Dikatakan, sebanyak 737 personel yang disiapkan untuk pengamanan di TPS terdiri dari 402 personel Polresta Kendari, 200 personel BKO Polda Sultra, dan 135 personel BKO Brimob dan DIT Samapta Polda Sultra sebagai pasukan siaga.


Kapolresta juga kembali menekankan kepada personel pengamanan TPS, untuk tidak menggunakan senjata api dalam melaksanakan pengamanan. Agara tetap menciptakan situasi yang kondusif serta aman.


“Saya tekankan rekan-rekan yang melaksanakan pengamanan untuk tidak membawa senjata api dalam pengamanan TPS,” pintanya.


Ia juga meminta kepada personel untuk melakukan koordinasi dengan RT, RW, Linmas maupun KPPS di tempat masing-masing, serta senantiasa mentaati peraturan dalam pengamanan TPS yang sudah tertera dalam buku saku PAM TPS.


Lebih lanjut dia berharap, Pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai. Masyarakat diimbau untuk turut serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban, dengan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat mengganggu proses demokrasi.


“Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Polresta Kendari bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk melindungi dan mengawal proses demokrasi, demi terciptanya pemilihan umum yang adil dan demokratis,” tuntasnya. (m2/nir)

  • Bagikan

Exit mobile version