Wilayah Sultra Akhir Maret hingga April Diprakirakan Alami Curah Hujan Kategori Menengah

  • Bagikan

Ilustrasi. (FOTO:IST)

KENDARI, BKK – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan sebagian besar wilayah Sultra pada akhir Maret hingga akhir April 2024 diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori menengah.

Forecaster On Duty BMKG Stasiun Klimatologi Sultra, Nur Wiryanti Sih Antomo SSi mengatakan, berdasarkan monitoring hari tanpa hujan Sultra update 20 Maret 2024 menunjukkan sebagian wilayah Sultra mengalami hari tanpa hujan kategori sangat pendek 1 sampai 5 hari.

Sedangkan, sebagian wilayah lainnya masih mengalami hujan hingga update data terakhir. Terdapat wilayah yang mengalami hari tanpa hujan kategori pendek 6 sampai 10 hari yaitu di Kecamatan Moramo, Konawe Selatan.

“Analisis curah hujan dasarian pada pertengahan Maret 2024 menunjukkan wilayah sulawesi tenggara mengalami curah hujan kategori rendah 11-50 mm/dasarian hingga sangat tinggi > 300 mm/dasarian,” kata Nur, Rabu (20/3).

“Terdapat wilayah yang mengalami curah hujan dengan kategori tinggi 151-300 mm/dasarian yaitu di sebagian wilayah Buton Tengah, Baubau, Buton Selatan, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, dan Konawe Selatan sedangkan sebagian wilayah Kolaka mengalami curah hujan dengan kategori sangat tinggi >300 mm/dasarian,” sambungnya.

Dikatakan, pada akhir Maret 2024, sebagian besar wilayah Sultra diprakirakan berpeluang tinggi mengalami curah hujan kategori menengah 51-150 mm/dasarian.

“Secara umum, sebagian besar wilayah Sulawesi Tenggara pada akhir Maret hingga akhir April 2024 diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori menengah 51-150 mm/dasarian,” jelasnya.

Dia bilang, terdapat beberapa wilayah yang diprakirakan akan mengalami curah hujan dengan kategori tinggi 151-200 mm/dasarian yaitu di sebagian wilayah Konawe dan Konawe Utara pada awal April 2024, di sebagian wilayah Buton pada pertengahan April 2024 serta di sebagian wilayah Kolaka Utara, Buton dan Wakatobi pada akhir April 2024.

“Seluruh masyarakat sulawesi tenggara diharapkan terus waspada terhadap berbagai dampak perubahan iklim di sekitar kita. Pastikan update informasi cuaca/iklim yang anda dapatkan dari sumber terpercaya di akun-akun resmi BMKG,” pungkasnya. (r4/r2)

  • Bagikan