Demo Terkait Dugaan Pungli BLT BBM, Massa Segel Kantor Dishub Butur

  • Bagikan
Pintu Kantor Dishub Disegel.

BURANGA, BKK – Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buton Utara (Butur) disegel, Selasa (7/2).


Penyegelan itu dilakukan oleh massa pengunjuk rasa yang didominasi para sopir angkot, didampingi organisasi Lumbung Aspirasi Rakyat (LIRA).


Aksi penyegelan tersebut dilakukan saat massa menyuarakan adanya dugaan pungutan liar (Pungli), dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM.


Massa aksi kesal saat menyampaikan aspirasi, Kepala Dishub Tayeb tak menemui mereka (massa aksi).
Sehingga, untuk meluapkan kekesalannya, puluhan pengunjuk rasa langsung memasang papan dengan cara memakunya dengan di pintu kantor. Kemudian, di pintu itu ditulis disegel.


“Terpaksa kami segel Kantor Dishub, karena Kadis tidak menemui kami,” kata Koordinator pengunjuk rasa, Rizal.


Di tempat yang sama , Sekretaris Dishub Butur Alwali Djidin membantah adanya dugaan Pungli seperti yang dituduhkan para pengunjuk rasa, terkait bantuan BLT BBM.


Ia menjelaskan, sebelum dilakukan penyaluran BLT BBM, terlebih dahulu telah dilakukan proses evaluasi oleh Inspektorat.


“Kami menyalurkan BLT BBM itu berdasarkan petunjuk dari Inspektorat. Agar pendistribusian melalui Kantor Pos dan rekening masing-masing,” tegasnya.


Lebih lanjut, ia mengungkapkan, bahwa BLT BBM ini disalurkan melalui Pos untuk tukang ojek, sedangkan untuk roda 4, disalurkan lewat rekening pribadi masing-masing sopir.


“Kalau Pungli itu mungkin kami juga tidak sepemahaman dengan seperti itu, karena memang objeknya itu sudah lewat ke pihak lain,” tandasnya. (dar/nir)

  • Bagikan

Exit mobile version