Era Digital, Masyarakat Diminta Belajar Tansaksi Non-Tunai

  • Bagikan
Ilustrasi

KENDARI, BKK – Masyarakat Kota Kendari diminta untuk belajar menggunakan transaksi nontunai.

Itu dilakukan dalam memasuki era digital seperti sekarang ini.

“Kita harus persiapkan diri, harus mengantisipasi, harus mendahului perubahan zaman. Jangan sampai nanti kita ketinggalan, orang semua sudah bertransaksi nontunai kita masih mencari uang tunai,” kata Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir, Kamis (21/4).

Sulkarnain meyakini, metode transaksi nontunai akan banyak memberi manfaat kepada semua orang. Meskipun transaksi nontunai atau pembayaran secara digital adalah sebuah keniscayaan bagi orang yang belum terbiasa. Khususnya kaum kolonial.

“Kenapa transaksi non tunai penting buat kita? karena, era teknologi sekarang ini tentu jauh lebih aman. Karena, kalau kita kemana-mana dan bawa uang itu berisiko kecopetan dan ketinggalan. Apalagi sekarang orang lebih perhatian di HP daripada ke dompet,” ujar Wali Kota.

Menurutnya, jika seseorang lupa membawa telepon pintar saat keluar rumah, maka orang tersebut akan pulang kembali untuk mengambil telepon pintarnya, tetapi jika yang dilupakan adalah dompet biasanya seseorang akan tetap jalan terus.

“Jadi memang transaksi elektronik ini lebih simpel dan mudah. Sehingga, kita tidak perlu lagi repot-repot. Meskipun juga kita akui, saat ini generasi milenial dan generasi Z telah terbiasa dengan transaksi secara digital, berbeda dengan usia di atas 40 tahunan ,” tutup Sulkarnain. (cr1/nan)

  • Bagikan

Exit mobile version