Pertamina Jamin Stok Elpiji 3 Kg di Sultra Aman Selama Ramadan dan Idulfitri

  • Bagikan
Petugas Pertamina mengecek stok elpiji.

KENDARI, BKK – PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah melakukan extra dropping atau penambahan stok elpiji 3 kg dalam rangka mengantisipasi peningkatan konsumsi selama Ramadan dan Idulfitri 1445 Hijriah. Penambahan stok elpiji 3 kg tersebar di satu kotamadya dan 8 kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Fahrougi Andriani mengungkapkan, penambahan tersebut menindaklanjuti permintaan dari pemerintah daerah setempat, di mana terdapat peningkatan konsumsi untuk sektor UMKM dan rumah tangga kurang mampu, yang mana memerlukan elpiji 3 kg untuk memenuhi kebutuhan dalam rangka memasuki bulan Ramadan dan persiapan menjelang Idulfitri.

Dijelaskan, Pertamina menambah stok elpiji 3 kg sebanyak 67.200 tabung dengan penyebaran yakni Kota Kendari sebanyak 14.000 tabung, Kabupaten Bombana sebanyak 7.280 tabung, Kabupaten Konawe Kepulauan sebanyak 2.240 tabung, Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 11.760 tabung, Kabupaten Kolaka sebanyak 10.000 tabung, Kabupaten Kolaka Timur sebanyak 4.480 tabung, Kabupaten Kolaka Utara sebanyak 4.480, Kabupaten Konawe sebanyak 10.080, dan Kabupaten Konawe Utara sebanyak 2.800. 

“Diharapkan dengan adanya penambahan ini, pasokan kebutuhan masyarakat yang berada di wilayah tersebut dapat terpenuhi,” ungkapnya, Senin (25/3). 

Fahrougi menuturkan bahwa terdapat kebutuhan masyarakat yang meningkat untuk wilayah tersebut. Sebelumnya pemerintah daerah setempat telah bersurat dan Pertamina tindak lanjuti dan hasil koordinasinya disepakati akan dilakukan extra dropping dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. 

“Untuk ketersediaan elpiji di Sultra sendiri disuplai dari 48 Agen Public Service Obligation (PSO) dan 11 Agen Non-PSO dengan total pangkalan sebanyak 4178 pangkalan elpiji 3 kg dengan alokasi harian rata-rata  206 metric ton (MT) per hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ucapnya. 

Fahrougi menambahkan bahwa elpiji 3 kg adalah barang subsidi yang diperuntukan bagi pengguna sektor rumah tangga, usaha mikro, petani sasaran, dan nelayan sasaran sehingga perlu pengawasan dari banyak pihak dalam pendistribusiannya.

“Kami menghimbau konsumen dapat membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi, karena harga yang dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) dan masyarakat tidak perlu panic buying atau melakukan pembelian berlebih, kami memastikan stok aman untuk dapat dikonsumsi oleh masyarakat,” tutupnya. (r5/rls)

  • Bagikan